Minggu, 11 Agustus 2013

Friendship

Bestfriend :)

"A true friend is one soul in two body"

             "Semua orang didunia ini tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain", yap kata-kata itu pasti sudah gak asing lagi ditelinga kita. For me it's a right qoute.. Kita sebagai mahluk sosial pasti memerlukan orang lain yang bisa diajak berbagi. Orang tua, keluarga,saudara pasti orang terpenting yang kita ajak untuk berbagi baik itu berkeluh kesah dan berbagi kebahagian. Tapi kebanyakan orang juga pingin berbagi cerita sama orang lain (selain keluarga) termasuk aku pribadi. Sebenarnya aku tertutup banget soal masalah pribadi, gak bakalan mau cerita sama orang lain kecuali udah kenal deket, udah ngerasa nyaman, ngerasa cocok, dan kenal lama,  lamanya itu pun gak tanggung-tanggung (minimal kenal luar dalam, yah 1 tahun) hahaha.. Buat aku, gak tau kenapa sangat sulit berbagi cerita, padahal kita tinggal ungkapin dan cerita aja ke orang, but it's difficult for me :(
Dari sd, smp, sma aku punya sahabat, tapi sahabat yang paling deket dan ngerasa paling nyaman aku baru temuin waktu duduk di SMA. Gak tau kenapa aku ngerasa cocok banget sama dia. Pertama kali kita ketemu itu waktu kelas 1 SMA, kita sekelas tapi gak duduk bareng, bisa dibilang lumayan jauh selang tempat duduknya. Gini nih kisahnya sampe kita bisa sahabatan kayak sekarang.. 

           Dulu waktu SMA semester awal aku belum deket sama dia, bisa dibilang aku gak terlalu sering ngobrol sama dia. Akhir semester satu mulai deh aku sering ngobrol sama dia, eh lama kelamaan aku ngerasa nyaman, gimana ya pas aja gitu buat diajak ngobrol. Dia itu punya keyakinan yang berbeda sama aku, umurnya pun setahun lebih tua dibanding aku, tapi semua itu gak ada pengaruh sama hubungan pertemanan kita. Buat aku pribadi, pertemanan itu gak pernah memandang agama, suku dan umur. Disekolahku kalau kenaikan kelas, otomatis kelas pasti diacak lagi tuh, aku udah takut gak bisa sekelas bareng sama dia, eh ternyata baru liat didaftar pembagian kelas kita tetep satu kelas. Rasanya tu seneng banget , maklum aku tu susah banget buat komunikasi sama orang baru. Lama kelamaan aku mulai terbuka sama dia, setiap hari kita smsan, baik itu nanya tugas, kabar atau sekedar ngobrol sesuatu yang gak penting hehe.

           Waktu itu emang cepet banget berlalu apalagi kalau kita nikmatin hari-harinya. Gak kerasa aku uda harus dihadapkan dengan sebuah ujian nasional dan perguruan tinggi. Kita sempet mikir, sebisanya harus kuliah ditempat yang sama, biar sama-sama terus. Aku awalnya cuma iseng daftar di salah satu jurusan diperguruan tinggi negeri padahal gak da niat sama sekali untuk kuliah disana soalnya tempatnya lumayan jauh dari rumahku sementara dia gak nyari negeri, soalnya ibunya gak ngijinin dia kuliah jauh. Aku sempet mikir mau kuliah ditempat dimana dia kuliah, tapi itu sulit rasanya apalagi aku udah diterima di Perguruan Tinggi Negeri itu. Rencananya aku gak ngambil kuliah di PTN itu dan kuliah di Perguruan Tinggi Swasta yang satu jurusan sama dia. Gak pernah terbayang buat pisah sama dia, pinginnya biar sama-sama, soalnya kita punya misi dan visi yang sama buat kedepannya hehe. Tapi wktu itu aku lebih memilih untuk kuliah di PTN dengan berbagai alasan yang udah aku pikirin baik-baik. Inilah hidup, karena hidup itu pilihan dan kita yang ngejalanin bukan orang lain, so it's my chance..Mungkin uda saatnya aku harus pisah sama dia, tapi komunikasi harus tetep dijaga dan sebisanya dalam sebulan harus ketemuan, itu perjanjian kita!

         Dan gak nyangka sekarang kita uda hampir enam tahun temenan. Enam tahun itu ternyata waktu gak sebentar untuk sebuah Persahabatan. Selama enam tahun ini, kita tetap menjalin komunikasi walaupun sudah sibuk dengan urusan masing-masing. Buat kita sebisanya sehari itu wajub, harus bin kudu ngabarin keadaan masing-masing (emang agak lebay sih haha) tapi itu penting banget kalau mau hubungan persahabatan tetap awet. Selama enam tahun kita saling belajar mengenal pribadi masing-masing. Dia udah tau kebiasaan buruk aku, yang orang lain gak tau (kecuali keluarga ). Dia itu punya sesuatu yang istimewa buat aku, soalnya dia bisa nebak pikiran aku dan isi hatiku. 
           Dari tadi kalian cuma baca dia, dia dan dia, nih si dia yang menjadi salah satu orang yang mau dan setia dengerin keluh kesahku ...

 
Itu si "dia", pake baju kuning yang dari tadi aku ceritain, namanya putri, agamanya katolik, lahirnya 29 september 1991, bintang libra, suka warna ungu atau biru, orangnya pinter, dewasa, cantik, suka ngoleksi all about infinite (boysband korea) dan bentar lagi bakalan jadi guru matematika :)
Kalau ngomongin tentang dia gak bakal ada habisnya, sebenarnya perjalanan enam tahun itu gak bisa diceritain cuma dalam 1 page aja :|
She's the best friend that I ever meet dan ever know :)










Laporan Praktikum Ketergantungan Laju Reaksi Pada Temperatur



KETERGANTUNGAN LAJU REAKSI PADA TEMPERATUR  

I.              TUJUAN
1.      Untuk menunjukkan pengaruh perubahan temperatur pada laju reaksi.
2.      Untuk memperlihatkan kegunaan pengukuran-pengukuran volume-volume  gas guna mengikuti kinetika penguraian katalitik H2O2.
3.      Untuk reaksi:
                                                  Fe3+ / H+
                     H2O2 (aq)                                           H2O (l)     +    ½ O2 (g)
            Sehingga dapat diketahui
1.      orde reaksi
2.      tetapan laju (k) dan waktu paruh (t1/2) pada temperatur tertentu.
3.      pengaruh temperatur terhadap k.
4.      tenaga aktivasi (Ea) dan faktor pra-eksponensial (A) untuk penguraian katalitik H2O2.

II.           DASAR TEORI
2.1 Pengertian Laju Reaksi
Laju (kecepatan) menunjukkan sesuatu yang terjadi dalam selang waktu tertentu, misalnya pada gerak sesuatu yang terjadi adalah perubahan jarak dalam selang waktu tertentu. Laju Reaksi adalah berkurangnya konsentrasi pereaksi atau bertambahnya konsentrasi hasil reaksi per satuan waktu.

Laporan Praktikum Koefisien Distribusi



KOEFISIEN DISTRIBUSI

I.       TUJUAN
1.      Menentukan harga koefisien distribusi senyawa dalam dua pelarut yang tidak saling campur.
2.      Mengenal pemisahan berdasarkan ekstraksi cair-cair.
3.      Menentukan tetapan distribusi (KD) asam asetat dalam sistem organik-air.

II.    DASAR TEORI
Pada ekstraksi cair-cair, satu komponen bahan atau lebih dari suatu campuran dipisahkan dengan bantuan pelarut. Ekstraksi cair-cair terutama digunakan, bila pemisahan campuran dengan cara destilasi tidak mungkin dilakukan (misalnya karena pembentukan azeotrop atau karena kepekaannya terhadap panas) atau tidak ekonomis. Seperti ekstraksi padat-cair, ekstraksi cair-cair selalu terdiri dari sedikitnya dua tahap, yaitu pencampuran secara intensif bahan ekstraksi dengan pelarut dan pemisahan kedua fase cair itu sesempurna mungkin. Metode ekstraksi cair-cair merupakan distribusi zat terlarut dengan perbandingan tertentu antara dua pelarut yang tidak saling bercampur seperti benzena, karbon tetraklorida atau kloroform. Batasannya adalah zat terlarut dapat ditransfer pada jumlah yang berbeda dalam kedua fase pelarut. Dalam metode ini, sampel yang mengandung analit merupakan suatu larutan (umumnya dalam air) yang juga mengandung zat-zat terlarut lainnya.


READMORE

Laporan Praktikum Penentuan Orde Reaksi dan Laju Reaksi



PENENTUAN ORDE REAKSI DAN LAJU REAKSI

I.         TUJUAN
Dalam percobaan ini akan ditunjukkan bahwa reaksi penyabunan etilasetat oleh ion hidroksida
            CH3COOC2H5    + OH-                                 CH3COO-  +   C2H5OH
adalah orde kedua. Disamping itu akan ditentukan pula tetapan laju reaksinya. Penentuan ini dilakukan dengan cara titrasi.           

II.      DASAR TEORI
Cepat lambatnya suatu reaksi berlangsung disebut laju reaksi. Laju reaksi dapat dinyatakan sebagai perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi persatuan waktu. Konsentrasi biasanya dinyatakan dalam mol perliter, tetapi untuk reaksi fase gas satuan konsentrasi dapat diganti dengan satuan tekanan, seperti Atmosfer (atm), millimeter merkorium (mmHg) atau pascal (Pa). satuan waktu dapat detik, menit, jam, hari, bulan bahkan tahun bergantung pada reaksi itu berjalan cepat atau lambat.

READMORE

Senin, 05 Agustus 2013

Penentuan Panas Kelarutan

 PENENTUAN PANAS KELARUTAN
 


I.         TUJUAN
1.      Untuk mempelajari bahwa setiap reaksi kimia selalu disertai dengan perubahan energi.
2.      Mempelajari perubahan kalor melalui pengukuran dan pembelajaran dengan percobaan yang sederhana.
3.      Menentukan tetapan kalorimeter.
4.      Menentukan kalor penetralan HCl dan NaOH.

II.      DASAR TEORI
2.1  Termodinamika
Termodinamika adalah ilmu yang mempelajari perubahan-perubahan energi yang menyertai suatu proses fisika dan kimia. Ada dua hal yang menjadi penekanan dalam mempelajari termodinamika yaitu:
1.      Penentuan kalor reaksi (termokimia)
2.      Penentuan arah suatu proses dan sifat-sifat sistem dalam kesetimbangan (termodinamika).
Reaksi kimia yang menyangkut pemecahan dan atau pembentukan ikatan kimia selalu berhubungan dengan penyerapan atau pelepasan panas. Panas reaksi adalah banyaknya panas yang dilepaskan atau diserap ketika reaksi kimia berlangsung , biasanya bila tidak dicantumkan keterangan lain berarti berlangsung pada tekanan tetap. Termokimia adalah bagian dari termodinamika yang membahas masalah perubahan panas reaksi kimia. Termokimia sangat berhubungan dengan pengaruh kalor yang menyertai reaksi-reaksi kimia. Kalor reaksi pada suhu tertentu, T, ialah kalor yang dilepaskan atau diserap, jika sejumlah zat-zat pereaksi pada suhu T, berubah menjadi hasil reaksi pada suhu yang sama. Pada umumnya reaksi kimia disertai dengan efek panas; pada reaksi eksoterm kalor dilepaskan, sedangkan pada reaksi endoterm kalor diserap. Jumlah kalor yang berkaitan dengan suatu reaksi bergantung pada jenis reaksi, pada jumlah zat yang bereaksi, pada keadaan fisik zat-zat pereaksi dan hasil reaksi, dan pada suhu.



READMORE